Cara Menjadi Konsultan Hukum Profesional di Indonesia

Jika Anda tertarik dengan karir yang berhubungan dengan hukum, ada banyak pilihan yang bisa Anda jelajahi. Salah satu jalur karir yang dapat Anda kejar dengan gelar sarjana hukum adalah menjadi konsultan hukum. Meskipun peran ini mirip dengan pengacara, tanggung jawab Anda terjadi di luar ruang sidang. Dalam artikel ini, kami membagikan detail tentang karir ini dan menjelaskan bagaimana menjadi konsultan hukum.

Apa itu konsultan hukum?

Konsultan hukum adalah seorang profesional yang memberikan bimbingan hukum untuk bisnis dan individu. Jabatan ini dapat dipertukarkan dengan gelar penasihat hukum. Sementara mereka yang memiliki peran ini memiliki banyak tanggung jawab yang sama sebagai pengacara, mereka hanya memberikan nasihat hukum di luar ruang sidang. Bidang umum tempat mereka bekerja meliputi hukum bisnis, real estat, urusan luar negeri, dan hukum keuangan. Klien menyewa konsultan hukum untuk memastikan bahwa mereka membuat keputusan hukum dan mengembangkan praktik bisnis yang sesuai hukum.

Bagaimana menjadi konsultan hukum

Ikuti langkah-langkah ini untuk menjadi konsultan hukum:

1. Dapatkan gelar sarjana hukum

Setelah Anda masuk ke sekolah hukum, Anda akan bekerja untuk mendapatkan Juris Doctor Anda agar menjadi konsultan hukum. Untuk mendapatkan gelar ini biasanya memerlukan waktu tiga tahun. Selama tahun pertama sekolah hukum Anda, Anda akan fokus belajar tentang berbagai jenis hukum. Selama tahun kedua dan ketiga Anda di sekolah hukum, Anda akan mengambil mata kuliah pilihan yang sesuai dengan aspirasi karir Anda. Tergantung pada sekolah Anda, Anda mungkin dapat fokus pada konsentrasi tertentu.

2. Dapatkan pelatihan profesional

Saat menghadiri sekolah hukum, Anda dapat mulai membenamkan diri dalam pengalaman profesional yang nyata. Sepanjang program Anda, Anda akan dapat belajar melalui pengalaman klinis dan magang. Temukan peluang di mana Anda dapat bekerja dengan profesional hukum sejati untuk mendapatkan gambaran tentang pekerjaan yang akan Anda lakukan setelah lulus.

3. Dapatkan pengalaman

Tunjukkan kepada pemberi kerja, bahwa Anda cocok untuk peran konsultan hukum mereka agar bisa mendapatkan pengalaman yang relevan. Bekerja untuk firma hukum dan mendapatkan pengalaman ruang sidang adalah beberapa cara terbaik untuk membangun resume Anda. Terus pelajari tentang bidang keahlian Anda, karena pemberi kerja mungkin mencari kandidat dengan latar belakang khusus.

4. Lulus tes pengacara negara (The State Bar)

Meskipun jasa pengacara tidak diharuskan lulus ujian pengacara negara, hal itu dapat membantu Anda menjadi kandidat yang lebih berharga saat mencari pekerjaan. Melewati tes pengacara (The State Bar) juga merupakan langkah karir yang membantu jika Anda ingin berpraktik sebagai pengacara di masa depan. Setelah melewati tes pengacara (The State Bar), Anda harus menyelesaikan persyaratan pendidikan berkelanjutan agar lisensi Anda tetap valid. Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan hukum.