Cesc Fabregas, mantan gelandang andalan Barcelona, mengungkapkan bahwa dirinya belum merasa layak untuk mengambil alih kursi pelatih di klub raksasa Catalan tersebut. Meski namanya sempat disebut-sebut sebagai calon pelatih masa depan Blaugrana, Fabregas menegaskan bahwa ia masih berada di tahap awal karier kepelatihannya.
Fabregas saat ini menangani Como 1907 di Serie B Italia, di mana ia memulai debutnya sebagai pelatih pada musim 2023/2024. Menurutnya, perjalanan menjadi pelatih papan atas membutuhkan proses panjang dan pengalaman yang cukup, bukan hanya modal nama besar sebagai mantan pemain.
“Saya baru saja memulai perjalanan ini. Masih banyak yang harus saya pelajari sebelum bisa memimpin tim sebesar Barcelona,” ujar Fabregas.
Mantan kapten Arsenal itu menambahkan bahwa melatih klub sebesar Barcelona berarti harus siap menghadapi tekanan luar biasa, ekspektasi tinggi, serta tuntutan untuk selalu menang. Ia tidak ingin terburu-buru melangkah, melainkan membangun pondasi kepelatihan yang kuat terlebih dahulu.
Fabregas sendiri dikenal sebagai produk asli akademi La Masia dan pernah meraih berbagai gelar bersama Barcelona, termasuk La Liga dan Liga Champions. Namun, ia menyadari bahwa pengalaman sebagai pemain tidak otomatis menjamin kesuksesan sebagai pelatih.
Dengan sikap rendah hati ini, Fabregas justru mendapat banyak apresiasi dari penggemar. Mereka menilai, kesadarannya untuk menimba ilmu terlebih dahulu menunjukkan kematangan dan keseriusan dalam membangun karier barunya di dunia kepelatihan.

