Odisha Man Cooks Rare Lizard, Posts Online, Forest Officials Take Action

Seorang pria asal Odisha mendadak jadi sorotan publik setelah aksinya memasak seekor kadal langka dan mengunggah hasil masakannya ke media sosial. Video yang awalnya ia bagikan untuk pamer justru berbuntut panjang, karena pihak berwenang kehutanan segera turun tangan melakukan penyelidikan.

Aksi yang Picu Kecaman

Dalam rekaman yang beredar, pria tersebut terlihat menangkap kadal langka—yang diyakini termasuk dalam satwa dilindungi—lalu memasaknya seperti hidangan biasa. Dengan enteng ia menayangkan proses tersebut secara online. Tak butuh waktu lama, netizen ramai-ramai mengecam tindakannya dan melaporkannya ke otoritas terkait.

Respon Pihak Kehutanan

Pejabat dari Dinas Kehutanan Odisha langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Mereka mengkonfirmasi bahwa satwa yang dimasak merupakan spesies langka dan masuk daftar perlindungan hukum. Tim kemudian bergerak mengidentifikasi pelaku, serta memulai proses hukum sesuai Undang-Undang Perlindungan Satwa Liar India.

Seorang petugas kehutanan menyatakan, “Tindakan ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman serius terhadap upaya konservasi. Hewan-hewan seperti ini berperan penting dalam keseimbangan ekosistem.”

Ancaman Hukuman

Jika terbukti bersalah, pelaku bisa menghadapi hukuman penjara hingga beberapa tahun dan denda yang cukup besar. Kasus ini dijadikan peringatan bagi masyarakat agar tidak sembarangan memperlakukan satwa liar, apalagi yang dilindungi.

Edukasi dan Kesadaran

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya edukasi tentang satwa langka di masyarakat. Banyak orang masih belum sepenuhnya memahami bahwa berburu, menangkap, apalagi mengonsumsi hewan yang dilindungi bisa berakibat fatal, baik secara hukum maupun ekologis.

Pihak kehutanan juga berencana meningkatkan kampanye kesadaran publik, khususnya di daerah pedesaan, agar masyarakat bisa membedakan mana satwa yang dilindungi dan bagaimana cara melindunginya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *